Jumat, 10 Agustus 2012

My Lovely Husband, DAVID SILVA

Tulisanku kali ini menyajikan Profil salah satu Pemain Manchester City, yaitu David Silva. Bagi para penggemar sepakbola, nama David Silva pasti sudah tidak asing lagi ditelinga anda. David Silva, adalah Winger Manchester City asal Spanyol, kecepatan dan dribling bola yang diatas rata-rata, serta dipadukan dengan umpan-umpan yang memanjakan Striker, membuat ia menjadi bagian penting bagi Klub berjuluk The Cityzen tersebut. Sebelum bermain untuk Manchester City, David Silva sempat membela Klub Valencia selama beberapa musim.



Informasi Pribadi

Nama lengkap : David Josué Jiménez Silva

Tanggal kelahiran : 8 Januari 1986 (umur 25)
Tempat kelahiran : Arguineguín, Spanyol
Tinggi : 1.70 m (5 ft 7 in)
Posisi bermain : Midfielder / Winger

Informasi klub


Klub saat ini : Manchester City

Nomor : 21

Karier junior


UD
San Fernando
2000–2003 Valencia

Karier senior


Tahun Tim Tampil (Gol)

2003–2004 Valencia B 14 (1)
2004–2010 Valencia 119 (21)
2004–2005 → Eibar (pinjam) 35 (5)
2005–2006 → Celta Vigo (pinjam) 34 (4)
2010– Manchester City 10 (1)

Tim nasional


2001–2002 Spanyol U-16 6 (2)

2002–2003 Spanyol U-17 20 (5)
2004–2005 Spanyol U-19 14 (5)
2005 Spanyol U-20 5 (4)
2004–2006 Spanyol U-21 9 (7)
2006– Spanyol 44 (10)

Profil Pemain


David Silva (lahir 8 Januari 1986) merupakan seorang pemain sepak bola berkebangsaan Spanyol yang kini bermain di klub Manchester City. Klub sebelumnya yang pernah ia bela adalah Valencia, Eibar dan Celta Vigo.

Di timnas Spanyol, dia bermain 44 kali dan mencetak 10 gol.

Demikian sekilas mengenai Profil, Perjalanan Karier, Kehidupan Pribadi, dan
Biografi dari David Silva, Winger asal Spanyol yang kini bermain untuk Klub Manchester City.




PEMAIN serbabisa. Kalimat ini rasanya tepat untuk menggambarkan sosok David Josue Jimenez Silva atau yang lebih akrab dipanggil David Silva. Meski selama ini lebih sering bermain di sayap kiri, tapi pemain kelahiran Arguneguin ini mampu bermain juga di kanan atau di tengah dengan baik.

Karier sepak bola profesionalnya dimulai di klub Valencia. Pada musim pertamanya itulah Silva mengalami kesulitan untuk menjadi pemain utama skuad Los Che. Ia pun kemudian dipinjamkan ke klub Eibar yang bermain di Divisi Segunda. Peminjaman ini bukan karena Silva tidak diinginkan di Valencia, tapi untuk meningkatkan dan menambah kemampuan bermain sepak bolanya.


Selama menjadi pemain pinjaman diEibar, Silva tampil sangat mengesankan. Di musim pertamanya itu ia bahkan langsung tampil sebanyak 35 pertandingan dan mencetak 5 gol. Musim berikutnya, Silva kembali dipinjamkan ke klub Celta Vigo. Di sini ia tampil sebanyak 31 pertandingan dan mencetak 4 gol.


Dua musim menjadi pemain pinjaman akhirnya membuat Valencia sadar bahwa Silva adalah pemain yang berprospek cerah. Karena itulah setelah setahun bermain di Celta Vigo, ia dipanggil kembali ke Mestalla. Silva bahkan langsung menjadi pemain pilihan utama dalam skuad Los Ches. Tak ingin lepas lagi, tanggal 21 Juni 2007 lalu, Valencia akhirnya mengontrak Silva selama tujuh tahun.


Meski usianya masih muda, tapi ia mempunyai kemampuan memimpin rekan-rekan satu timnya yang bermain di lini tengah. Silva juga ahli dalam mengontrol jalannya permainan. Begitu berbakatnya, ia pun selalu menjadi pilihan utama dirinya bermain di sisi kiri Valencia. Walau begitu, ia juga mampu bermain di posisi kanan jika dibutuhkan.


Silva juga menjadi penyelamat bagi Valencia ketika klubnya ini tampil mengecewakan selama musim 2007-08. Di musim itu ia sukses membawa Los Ches menjuarai Piala Raja.


Kemampuan larinya yang cepat membuat Silva tangguh sebagai pengumpan yang brilian dengan visi yang luar biasa dan tangkas dalam mencetak gol. Di usianya yang masih muda kini, rasanya akan lebih banyak lagi melihat prestasi-prestasi yang ditorehkannya.



Gelandang asal Spanyol ini terkenal dengan kecepatan, kelincahan dan kemampuan dribling bola yang di atas rata-rata. Ia juga piawai dalam melepaskan umpan-umpan yang memanjakan pemain penyerang. Kelebihannya inilah yang membuat dia menjadi bagian yang penting dalam perjalanan sukses Manchester City merebut trofi juara Liga Primer Inggris musim 2011-2012.

Sebelum bergabung dengan Manchester City dua musim lalu, pemain bernama lengkap David Josue Jimenez Silva ini memperkuat klub Valencia selama beberapa musim (2004-2010). Namun selama di Valencia itu, ia sempat dua kali dipinjamkan ke klub lain, yaitu Eibar (2004-05) dan Celta Vigo (2005-06). Di tim nasional Spanyol, ia mulai bergabung sejak 2006.

Silva memulai debut profesional pertamanya pada musim 2004-2005 bersama klub Divisi Dua SD Eibar, dengan status pinjaman dari Valencia. Sementara debutnya di tim nasional senior Spanyol terjadi pada laga persahabatan melawan Rumania, 15 November 2006. Pada 22 Agustus 2007, Silva mencetak 2 gol pertamanya bagi Spanyol saat mengalahkan Yunani 3-2 dalam laga persahabatan.



Nama asli : David Josue Jimenez Silva
Tanggal lahir : 08 Januari 1986
Lahir di : Arguineguin, Spanyol
Zodiac : Capricorn
Terkenal sejak menjadi pemain gelandang klub Manchester City

Nama Asli
David Josue Jimenez Silva

Tanggal Lahir
08 Januari 1986

Tempat Lahir
Arguineguin, Spanyol

Tinggi Badan
170

Kewarganegaraan
Spanyol

Ayah
Fernando Jimenez

Pekerjaan Ayah
Mantan polisi kota

Ibu
Eva Silva

Saudara
Natalia (adik), Nando (adik)

Populer Sejak
Menjadi pemain gelandang klub Manchester City


Banyak yang menilai, David Silva kini menjadi pemain terbaik di Premier League. Bahkan, Pelatih Roberto Mancini menilai playmaker Manchester City asal Spanyol ini sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Ternyata, kehebatannya saat ini tak terlepas dari kentang dan kematian sepupunya, Cynthia Vega Jimenez.
Saat Silva masih berumur 15 tahun atau 10 tahun lalu, Cynthia, yang merupakan anak tantenya dari pihak ayah, terkena kanker. Tak lama, dia meninggal dunia. Kematian itu amat membekas dalam diri Silva dan dia selalu mempersembahkan setiap gol kepadanya.
Makanya, setiap mencetak gol, Silva langsung mencium ke arah langit. Ini ia lakukan untuk mendedikasikan gol kepada sepupunya. Bahkan, saking sayangnya, sepatu Silva ditulisi namanya dan nama Cynthia.



Silva memang pribadi yang sederhana dan sangat mencintai keluarga besarnya. Bahkan, dia kini sangat dekat dengan adik Cynthia yang masih berumur 5 tahun, Joana.
Dalam sebuah wawancara, ayah Silva, Fernando Jimenez, mengatakan, "Kematian Cynthia akibat kanker sangat mempengaruhi Silva. Dia sampai menuliskan namanya di sepatu dan ia selalu memikirkannya setiap mencetak gol."



Musim ini, Cynthia mendapat banyak kecupan dan kiriman dari Silva. Sebab, ia makin produktif dan sejauh ini sudah mencetak empat gol, termasuk gol ke gawang Queen's Park Rangers dan Manchester United.

Dia baru saja pulang dari Desa Arguineguin, Gran Canaria. Di sanalah dia belajar sepak bola sejak masih kecil. Neneknya, Antonia Montesdeoca, ingat betul bagaimana Silva mulai belajar sepak bola.
"Silva sering bermain sepak bola dengan menggunakan kentang atau jeruk di depan rumah saat umurnya masih empat sampai lima tahun. Silva dan sepupunya, Ranzel, sering membuat saya marah karena bermain sepak bola, sepak bola, dan sepak bola. Kemudian, saya membuatkan bola dari gombal dan menyuruh mereka bermain di jalan," tutur Antonia.
Ranzel membenarkannya. Ia menambahkan, "David Silva sangat bagus memainkan bola sejak masih kecil. Saya setahun lebih tua darinya ketika dia bermain dengan tim saya. Namun, dia lebih baik dari pemain lain yang lebih tua."
"Dia bermain sangat bagus meski fisiknya kecil. Dia sangat mencintai sepak bola," lanjut Ranzel.
Ayah Silva, Fernando, juga pemain sepak bola semiprofesional di klub Santa Agueda. Terkadang, ia memberi kesempatan Silva bermain di klub itu jika ada beberapa pemain yang tak datang.
"Ketika masih bermain, saya tak pernah bekerja sekeras Silva di lapangan," katanya.
Silva juga pernah menjadi anak gawang di klub ayahnya. Suatu saat, bola keluar dengan kencang dan membuat tangannya terkilir. Namun, dia tetap menjalankan tugasnya mengambil bola.
Kerja kerasnya akhirnya berbuah. Pada umur 14 tahun, Silva sudah dikontrak Valencia, setelah ditolak oleh Real Madrid karena dianggap terlalu kecil.
Dia harus jauh meninggalkan rumahnya dan sering rindu rumah. Sudah terbiasa hidup bersama keluarga besar, kemudian dia harus terpisah. Namun, Silva tetap berjuang keras.
Agar Silva tetap kerasan, ayahnya keluar dari dinas kepolisian untuk menemaninya di Valencia. Ia kemudian menjadi petugas sekuriti di Valencia.
"Tahun pertama Silva di Valencia sangat berat. Dia berusaha tetap kuat, tetapi saya tahu dia sedang sedih. Itu terasa saat dia menelepon saya. Sering sekali dia menelepon saya pada pukul 08.00 pagi," ungkap neneknya.
Pada umur 20 tahun, Silva sudah menjadi pemain inti Valencia. Dia kemudian dijual ke Manchester City, Juni lalu, dengan harga 26 juta poundsterling. Ini keputusan berat buatnya.
"Sangat sulit meninggalkan rumah, sahabat, keluarga, dan lingkungan rumah. Aku meninggalkan semua demi sepak bola dan aku tahu ini harus kulakukan. Sekarang aku di sini (Manchaster City) dan segalanya berjalan baik," kata Silva.
Tak seperti pemain Premier League lainnya, Silva tak mengendarai mobil mewah. Dia juga tak suka pergi ke klub malam untuk berpesta, atau kencan dengan wanita-wanita cantik. Dia masih setia menjalin hubungan dengan pacarnya di Desa Arguineguin, Gran Canaria.








1 komentar:

  1. Sungguh talenta yang bagus, David Silva selalu bermain powerfull dan dipuji banyak orang termasuk asalnya sendiri

    BalasHapus